Tampilkan postingan dengan label Penukal Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penukal Utara. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2016

,

Gara Gara Cucunya Dibuat Nangis,Kakek Ini Tegah Habisi Nyawa Bocah 5 Tahun

Amir Hamzah tersangka setelah diamankan di Mapolsek Penukal Utara



Sukarami, BeritaPALI -- Irfan Fanani bocah 5 tahun buah hati pasangan Ihwan dan Yulia Kadarsih yang tercatat sebagai warga Dusun ll Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI ini, harus meregang nyawa ditangan Amir Hamzah kakek 60 tahun, lantaran membuat nangis anak dan cucu pelaku saat bermain bersama.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula pada saat korban sedang bermain bersama anak dan cucu Amir (tersangka, red) yang tak lain merupakan tetangga korban Rabu (27/7) sekitar pukul 09.00 pagi. Tiba tiba cucu dan anak tersangka menangis oleh korban.

Tidak terima melihat anak dan cucunya menangis oleh Irfan (korban), Amir kalap langsung mengambil besi behel dan memukul korban sebanyak tiga kali berturut turut,pukulan tersebut tepat mengenai dibagian punggung dan leher korban,akibat pukulan itu akhirnya Irfan tewas di tempat kejadian.

Setelah melihat Irfan tak berdaya, Amir langsung melaporkan kejadian tersebut,ke Kepala Desa (Kades) setempat, lalu dilaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Utara.

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan SIK, melalui Kapolsek Penukal Utara, Iptu Acep Yuli Sahara SH, saat dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut, berdasarkan LP/32 B/VII /2016/Res Muara Enim/Sek Penukal utara Tanggal 27 Juli 2016, pelapor atas nama Yulia Kadarsih binti Dayat.

"Tersangka sudah kita amankan di Mapolsek Penukal Utara beserta barang bukti. Kemudian kita juga sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya, korban dilakukan visum di Puskesmas setempat," ungkap Acep, saat dihubungi BeritaPALI.com Rabu (27/07).

Menurut Kapolsek Penukal Utara, tersangka dikenakan pasal berlapis, yaitu undang-undang perlindungan anak dan pasal 338 KUHP, dangan ancaman maksimal 15 Tahun penjara.(Hr)

Senin, 16 Mei 2016

,

Nurul Fallah SH, Ketua POSPERA PALI : “Akan Kami Pertahankan Hak Ulayat Marga Penukal Utara”

Nurul dengan Adrian Napitupulu Tokoh Aktifis"98 yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi PDIP.

Tanding Marga, BeritaPALI – Berkaitan dengan adanya kasus antara perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Laras Karya Kahuripan (Makin Group) dengan masyarakat 6 desa di Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI, Ketua Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kabupaten PALI; Nurul Fallah SH dalam pernyataannya ketika disambangi Redaksi BeritaPALI pada, Senin (16/5) di Sekretariat POSPERA PALI menyampaikan :
"Bahwa seperti apa yang menjadi tema deklarasi POSPERA se-Sumsel beberapa waktu yang lalu yakni "Indonesia Darurat Agraria" di mana dalam kasus tanah semacam ini sudah beribu-ribu kasus yang tidak terselesaikan oleh Pemerintah. Seperti yang disampaikan oleh Bung Adrian Napitupulu, Pembina DPP POSPERA yang juga merupakan Sekretaris Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) di Ball Room Hotel Swarna Dwipa beberapa waktu lalu.
Khusus untuk kasus PT LKK ini kami POSPERA PALI akan memback-up perjuangan masyarakat 6 desa yang menuntut hak ulayat Marga Penukal Utara dan juga tanah hak milik masyarakat yang telah dikuasai oleh  PT. LKK dan diperdaya oleh janji busuknya.
Apabila Pemerintah Kabupaten PALI tidak mampu untuk menuntaskan persolan ini, maka kami akan bergerak bersama rakyat 6 desa di kecamatan Penukal Utara untuk mengusir PT. LKK yang telah ingkar janji.  Sesuai amanah Undang-Undang, saat ini kami lebih menginginkan perkebunan tersebut dialihkan menjadi Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) seperti yang tengah digalakkan bahkan diwajibkan untuk berdiri di setiap desa di seluruh kawasan NKRI, yang merupakan penjabaran dari program Nawa Cita seperti yang telah di canangkan oleh Presiden RI, Jokowi," papar  Nurul.
Memang untuk kasus ini Pemerintah Kabupaten PALI telah membentuk team investigasi dan akan menjadi fasilitator guna upaya mediasi antara PT. LKK dengan 6 Koperasi yang mewakili masyarakat 6 desa di Kecamatan Penukal Utara yakni Desa Tanding Marga, Karang Tanding, Lubuk Tampui, Tempirai, Tempirai Utara, dan Tempirai Timur (Az)

Jumat, 29 April 2016

,

Wabup PALI Akan Bentuk Tim Investigasi Kasus PT LKK

Wakil Bupati PALI; Ferdian Andreas Lacony SKom MM


Pendopo, BeritaPALI -- Terkait laporan 6 koperasi yang berada di Kecamatan Penukal Utara mengenai pembangunan kebun kelapa sawit oleh PT. LKK (Makin Group), Wakil Bupati PALI; Ferdian Andreas Lacony SKom MM, Jum'at (29/4) mengatakan bahwa pihak Pemkab PALI akan segera membentuk tim investigasi.

Dikatakan oleh Ferdian, untuk menyelesaikan masalah ini perlu kebijakan yang bisa menengahi di antara pihak perusahaan dan pihak koperasi, untuk itu Pemkab PALI berusaha menjadi mediator.

"Saya menghimbau kepada masyarakat supaya tidak terprovokasi satu sama lain, agar tidak terjadi konflik," papar Ferdian.

"Mengenai upaya teknis yang akan dilakukan, Saya akan meminta Kepala Dinas Perkebunan untuk membentuk tim investigasi dan tim advokasi hukum guna meneliti kondisi dilapangan  dan mengkaji data yang disampaikan" pungkasnya.

Sementara Koordinator Masyarakat 6 Desa, Nurul Fallah SH menanggapi adanya laporan perusahaan bahwa pihaknya tidak bisa memasukkan bahan BBM  dan bahan makan PT. LKK, disampaikan ke Wakil Bupati.

"Yang Kami tutup adalah akses utama jalan PT. LKK sedangkan mengenai untuk kebutuhan makan dan lainnya ada jalan yang menuju perusahaan dimana portalnya bisa dibuka setiap saat," jelas Nurul kepada Wabup.(Az)

Senin, 25 April 2016

,

Masyarakat Desa Sukarami kelukan Kondisi Sungai Penukal

Kades Sukarami; Sarlison saat menujukan lokasi yang diharapkan dibangun DAM

Sukarami, BeritaPALI -- Masyarakat Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI mengharapkan pembangunan DAM untuk mengantisipasi terjadinya kelongsoran yang sering terjadi di sungai Penukal, Sabtu( 23/4).

Pantauan dari BP dilapangan, kondisi sungai dan tempat pemandian masyarakat desa Sukarami  tidak memungkinkan lagi digunakan untuk tempat pemandian, karena apabila air sungai tersebut pasang maka tanah di pinggir sungai sering longsor dan membahayakan pemukiman masyarakat berada di dekat sunga.

Kepala Desa Sukarami; Sarlison, saat diwawancari di lokasi pengecekan sungai Penukal berharap agar Pemkab PALI segera merealisasikan pembangunan DAM tersebut.

"Untuk pembangunan DAM ini panjangnya sekitar 150 meter dan kedalaman sekitar 5 meter,  soalnya masyarakat banyak mengeluh tentang hal ini," papar Sarlison.

Hal senada juga disampaikan Anwar, warga Desa Sukarami dirinya berharap Pemkab PALI dapat menanggapi keluhan dari masyarakat tersebut.

"Sungai ini bersifat umum bukan pribadi, jadi kami masyarakat meminta Pemkab PALI agar dapat memikirkan masalah ini karena ini sudah sangat mengkhawatirkan," ungkapnya.(Gtr/Psh)

Rabu, 16 Maret 2016

, ,

ISTERI DICEKIK DAN DIBENAMKAN DI DALAM SUNGAI HINGGA TEWAS



 Korban, Eli Wana saat di otopsi di Puskesmas Tempirai

Tempirai, BeritaPALI -- Entah setan apa yang telah merasuki Adi Turahman bin Hairul (35) warga Dusun IV Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara PALI yang tega melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap isterinya Eli Wana (35) hingga isterinya meninggal.

Berdasarkan informasi yang didapat oleh BeritaPALI, dari pengakuan pelaku peristiwa ini terjadi pada Rabu (16/03) saat tersangka dan korban pergi ke kebun untuk menyadap karet, Namun sekitar jam 11.00 WIB terjadi cek-cok mulut di antara keduanya yang berbuntut tersangka membenamkan istrinya ke dalam sungai Terusan Rangge yang tidak jauh dari kebun hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

 Kapolsek didampingi para kades saat evakuasi korban di TKP

Mengetahui istrinya meninggal, tersangka kemudian pulang ke rumah dan menceritakan hal tersebut ke keluarganya. Setelah bercerita, pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Penukal Utara dan menyerahkan tersangka ke pihak Kepolisian.

Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto SIK MH melalui Kapolsek Penukal Utara, IPTU Acep YS SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian pembuhunan tersebut. "Kita sudah melakukan olah TKP, korban sudah di otopsi dan tersangka sudah diamankan," tandas Acep.(fr/eb)

Kamis, 10 Maret 2016

,

FISIK DANA DESA TANDING MARGA 2016 BANGUN "PASAR DESA"

Kades Akhmad Rivai memberikan arahan pada saat rapat.

Tanding Marga, BeritaPALI -- Sesuai Hasil Musyawarah Desa yang diselenggarakan pada Rabu (9/3), Maka Dana Fisik sebesar Rp. 532.592.250 dari Dana Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara tahun 2016 ditetapkan untuk pembangunan Pasar Desa.

Musyawarah Desa yang dihadiri Kepala Desa Tanding Marga Akhmad Rivai, Ketua BPD Maulani Bakar, serta Perangkat Desa, para Anggota BPD, Ketua dan Anggota LPMD, serta tokoh masyarakat, tokoh Agama, dan warga lainnya.

Sebelumnya dijelaskan oleh Akhmad Rivai selaku pemimpin rapat bahwa Desa Tanding Marga tahun 2016 ini menerima Dana Desa sebesar Rp. 710.123.000 dana tersebut 75% senilai Rp. 532.592.250 untuk pembangunan fisik, sedangkan 25% senilai Rp. 177. 530.750 untuk pemberdayaan termasuk didalamnya untuk BUMDES sebesar 60 juta dan pajak PPN (10%) dan PPH (1,5%).

Adapun tanah yang dipersiapkan sebagai lahan pasar desa seluas 80m x 80m di dusun 1 Desa Tanding Marga merupakan tanah eks. Kebun Kelapa Sawit milik Anwar Junaidi yang ditukar dengan tanah desa.

Usai penanda tanganan berita acara musyawarah, Kades Akhmad Rivai menyampaikan dirinya lega karena dengan adanya persetujuan masyarakat ini, hal itu dapat mempercepat proses pembangunan proyek swakelola ini.

" Saya lega, dengan adanya keputusan bersama ini setelah melalui berbagai pertimbangan dan pembicaraan akan mempermudah bagi kita untuk melaksanakan rencana kegiatan yang akan kita kerjakan secara bersama-sama ini " tutur Arivai.

Sementara itu Ketua BPD yang diwakili oleh Sudianto, SH menyetujui rencana ini mengingat pasar atau kalangan yang ada sekarang ini tidak refresentatif.

" Kene kalangan kitek saat ikak bediri diatas lahan masyarakat make kite dak pacak mbangunnye. Disamping memang idak memungkinke kene lahannye sempit dan nganggu pengguna jalan propinsi kalu pas ari kalangan " ujar Anto.

Selain mengenai pasar desa, musyawarah juga membahas mengenai rencana pembersihan TPU, pembagian raskin, BUMDES serta rencana pembuatan keranda plus tempat pemandian orang yang meninggal dunia *** (PL)







Kamis, 29 Oktober 2015

,

Blusukan ke Talang Ritam, Heri Gelap-gelapan







Tanding Marga, BeritaPALI.com
Calon Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM bersama rombongan blusukan ke pelosok dusun di Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara, Kamis (29/10). Blusukan ini dimaksudkan untuk menyerap aspirasi dan kebutuhan masyarakat di pelosok.

Sebelum blusukan ke Talang Ritam yang merupakan Dusun 4 Desa Tanding Marga, sekitar jam 5 sore Heri berkunjung ke rumah salah satu tokoh masyarakat Penukal Utara; H Bakarudin Yakub. Disana ia disambut oleh masyarakat yang sudah menunggu sejak pagi hari.

Heri dan rombongan kemudian berangkat ke Talang Ritam sekitar jam 6 dan menunaikan sholat magrib bersama di kediaman Iman. Setelah sholat kemudian diadakan tatap muka masyarakat Talang Ritam dengan calon bupati nomor urut 1 ini.

Eli, salah satu tokoh masyarakat Talang Ritam dalam sambutannya mengapresiasi pembangunan yang telah dilakukan oleh Heri Amalindo saat menjabat sebagai plt Bupati PALI. Eli menambahkan, bahwa saat ini masyarakat Talang Ritam sangat membutuhkan akses jalan yang memadai.

"Jalan ke Talang kami ikak Pak, aman mosem ujan dak pacak diliwati; aman kemarau banyak debu," keluh Eli.

Selain itu, dikatakan oleh Eli, minimnya sarana penerangan jalan membuat masyarakat sering kali takut untuk melewati jalan tersebut.

Keluhan lain masyarakat Talang Beton yang disampaikan oleh Eli adalah jembatan penyeberangan Sungai Dua yang saat ini hasil buatan swadaya masyarakat dari kayu. Eli berharap agar jembatan ini dapat dibuat menjadi permanen karena saat ini jembatan tersebut hanya bisa dilintasi oleh kendaraan roda dua.

Sementara itu, Ir H Heri Amalindo MM menyambut baik semua keluhan dan harapan dari Masyarakat Talang Beton. Heri mengatakan bahwa program utama pasangan HAFAL adalah mensejahterakan masyarakat di Pelosok.

"Jika terpilih nanti, fasilitas jalan, jembatan dan sekolah akan menjadi prioritas utama kita," ungkap Heri.

Usai acara tatap muka, Heri beserta rombongan blusukan ke setiap sudut Talang Beton. Hal unik terjadi saat blusukan tersebut, dimana tidak adanya lampu jalan sehingga menggunakan senter sebagai alat penerangan.

Disana Heri melihat langsung masyarakat Talang Ritam dan meninjau jembatan yang dikeluhkan masyarakat. Mantan Kadin PU Provinsi Sumsel ini juga meninjau musholah Baitul Mutaqin yang terletak diujung Talang.

Turut serta saat blusukan tersebut diantaranya Anggota DPRD PALI; H Amran SH dan H Darmadi Suhaimi SH, Ketua DPC Hanura Kabupaten PALI; Sihabudin Ruuf Bsc, Sekjen DPD Golkar PALI; Abul Rustoni, Kades Tanding Marga; Akhmad Rivai; Kadus 4 Talang Ritam; Abastari, Tokoh Masyarakat Talang Beton; Iman, Jores, Eli dan Mulyadi.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar
,

Kampanye Dialogis HAFAL, Asnawi : "Masyarakat Talang Beton 100% dukung HAFAL"






Tanding Marga, BeritaPALI.com
Ratusan masyarakat Talang Beton Dusun 4 Desa Tanding Marga memadati kediaman H Amran SH, Anggota DPRD PALI untuk mengikuti kampanye dialogis Calon Bupati nomor urut 1, Ir H Heri Amalindo MM, Kamis (29/10).

Kampanye Dialogis dihadiri oleh anggota DPRD PALI; H Amran SH, H Darmadi Suhaimi SH, Asniwati, Abdul Wahab, Suaidi Yusuf, Asri AG, Suarno dan Aka Cholik, tokoh masyarakat; H Bakarudin Yakub, tokoh agama dan ratusan masyarakat serta undangan lainnya.

Pada sambutannya, H Amran SH menyampaikan ucapan terima atas kehadiran masyarakat Talang Beton yang telah menyempatkan diri hadir pada acara tersebut.

"Ini adalah bukti bahwa kami masyarakat Desa Tanding Marga sepakat akan memenangkan BATAL dengan perolehan suara 100%," ungkap Amran.

Ditambahkan oleh Amran, setelah 2 tahun kepemimpinan Ir H Heri Amalindo MM, Kabupaten PALI telah mengalami banyak perubahan dan kemajuan dari segi pembangunan.

"Belum jadi nia bae lah telek hasel e, apelagi amanlah jadi nia," tambah ketua DPC Partai PBB ini.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu tokoh masyarakat di Talang Beton; Asnawi, menyambut baik kedatangan Heri Amalindo ditengah masyarakat Talang Beton.

"Jujur bae Pak Heri, kami wang Talang Beton kak belum kenal dengan Bapak. Jadi kami besyukur nia serikak pacak betemu dengan Bapak," tukas Asnawi.

Dikatakan oleh Asnawi, mewakili semua warga Talang Beton dirinya berjanji akan memenangkan pasangan HAFAL pada Pilkada 9 Desember nanti.

"Aman kami ingkar Pak, Talang kami kam idak usah dipedulike lagi," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut Asnawi menyampaikan beberapa aspirasi warga Talang Beton kepada Heri Amalindo diantaranya meminta agar dibantu pengadaan sumur bor, gedung sekolah jarak jauh dan tenda.

"Aman gedung sekolah e, idak usah ndak rengke igek Pak asal ade jadilah, cak itupun untuk tenda e Pak, asal ade atap kulit bae dilah," canda Asnawi.

Sementara itu salah satu perwakilan partai yang berorasi pada acara tersebut, Asri AG SH SM yang juga merupakan anggota DPRD PALI mengajak semua masyarakat Desa Tanding Marga untuk membulatkan suara dukungan kepada Heri Amalindo.

"Kalau bisa jangan sampai ada satupun suara yang tidak memilih HAFAL," tegasnya.

Dikatakan oleh Asri, apa alasan Heri Amalindo didukung oleh 11 dari 12 partai di Kabupaten PALI adalah karena hanya Heri Amali do yang memiliki pengalaman terlengkap mulai dari level kabupaten hingga provinsi dan juga pernah menjadi seorang Bupati.

"Jadi Heri sudah memiliki koneksi yang kuat ke Provinsi maupun Pusat untuk mendapatkan dukungan dana bagi pembangunan di Kabupaten PALI," tegasnya.

Ir H Heri Amalindo MM dalam penyampaiannya mengajak semua masyarakat agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan pada masa Pilkada PALI ini.

"Meskipun pilihan kita berbeda-beda namun jangan sampai terjadi propaganda dengan kelompok lain," himbau Heri.

Ditambahkan Heri, atas dukungan 23 dari 25 anggota DPRD PALI kepada dirinya hal tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat PALI.

"Karena jika legislatif dan eksekutif bersatu, maka jika ada program saya untuk kesejahteraan rakyat, para dewan akan mendukungnya," papar Heri.

Heri juga mengajak masyarakat Talang Beton untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada nanti.

"Gunikke sebaik mungkin, aman saranku jangan sampai temilu gerobak buruk sapi gile," pungkas Heri.

Usai acara tersebut, Heri mengunjungi kediaman Suramin di Trans Dusun 5 Desa Tanding Marga. Disana Heri memberikan bantuan berupa 1 set alat rebana sesuai permintaan masyarakat.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar
,

Heri Amalindo : Kesejahteraan Masyarakat Pelosok adalah Prioritas Utama HAFAL






Tanding Marga, BeritaPALI.com
Untuk mengisi jadwal Kampanye di Kecamatan Penukal Utara,  Calon Bupati nomor urut 1 Ir H Heri Amalindo MM melakukan blusukan ke beberapa Desa di Kecamatan Penukal Utara, Kamis (29/10). Salah satu Desa yang dikunjungi pada blusukan tersebut adalah Desa Tanding Marga.

Ketika sampai di Tanding Marga sekitar jam 13.00, Heri Amalindo disambut oleh masyarakat yang telah menunggu di Kediaman Ilyas yang merupakan salah satu posko bersama Tim Relawan Serasi di desa tersebut.

Didampingi oleh beberapa anggota DPRD PALI diantaranya H Darmadi Suhaimi SH, H Amran SH dan Suarno SH serta Ketua Partai Hanura Kabupaten PALI Sihabudin Ruuf Bsc disambut hangat oleh masyarakat yang memang sudah menunggu kedatangannya dari pagi hari.

Mewakili masyarakat yang hadir pada posko tersebut, Komdes Partai Golkar Desa Tanding Marga; M Hatta Sahidin meyampaikan harapan agar jika terpilih jadi Bupati PALI kelak, Heri tetap merakyat seperti pada masa kampenye saat ini.

"Aman pacak lah jadi agik jangan lupe di kami pak," canda M Hatta.

Sementara itu saat mengunjungi posko Relawan Serasi di kediaman Serono, Heri disambut oleh H M Soleh, M Nuh dan Usmir M Nur serta ratusan masyarakat yang tampak antusias bertemu dengan mantan Kadin PU Provinsi Sumsel ini.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu tokoh masyarakat Desa Tanding Marga; M Tegap memuji keberhasilan pembangunan Ir Heri Amalindo MM, namun dirinya berharap kepada jika HAFAL terpilih nanti dapat lebih memperhatikan masyarakat di pelosok desa.

"Contohnya di desa kami seperti Talang Beton, Trans dan Talang Ritam sepertinya kurang mendapat perhatian dari Bapak," ungkap Tegap.

Menanggapi hal tersebut, pada kesempatan yang sama Heri Amalindo mengatakan bahwa mensejahterakan masyarakat yang ada di pelosok adalah prioritas utama pada program HAFAL.

"Untuk fasilitas jalan ke Talang Beton dan Trans, sekarang sudah di cor beton sepanjang 1Km, insyaAllah jika dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin PALI maka akan kita lanjutkan 6Km yang tersisah, begitupun untuk jalan ke Talang Ritam, saat ini sudah di bersihkan insyaAllah akan segera di cor," papar Heri.

Teks/ Foto : Azwar
Editor : Azwar

Sabtu, 04 Juli 2015

Truck Tabrak Sepeda Motor

  • 2 Korban Tewas


Kondisi monil truck yang sudah hangus terbakar
PENUKAL UTARA - Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah Kabupaten PALI kembali terulang. Kemarin, Kamis (2/7) sekitar pukul 15.00 WIB mobil jenis truck bernopol BE 9198 CN yang dikemudikan oleh Eliansyah (36) bersama dengan Soni (45) warga Mandala Kecamatan Mandala Kota Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, menabrak sepeda motor Jupiter-MX dengan nopol B 6196 KXA yang dibawa oleh Leo Charles (16) berboncengan dengan Pantri Naswito (18) Warga Desa Lubuk Tampui Kecamatan Penukal Utara di Desa Kota Baru Kecamatan Penukal Utara.

Menurut informasi yang dihimpun oleh BP, saat melintas di Desa Kota Baru mobil truck yang dikemudikan oleh Eliansyah bersama Soni tersebut menabrak sepeda motor yang dibawa oleh Leo Charles yang berboncengan dengan Pantri Naswito. Melihat kedua korban tergeletak tak berdaya, Eliansyah bukannya berhenti malah bersama Soni melarikan diri dengan menggunakan mobil tersebut ke arah Desa Prabumenang. Saat melintas di Desa Lubuk Tampui, mobil truck mereka (Eliansyah dan Soni) distop oleh massa yang memang telah menunggu. Saat distop, yang membawa mobil adalah Soni, sedangkan Eliansyah berhasil kabur.

Massa yang memang sedang terpancing emosi langsung menarik pelaku keluar dan menyerahkannya kepada pihak Polsek Penukal Utara, dan barang bukti berupa mobil truck yang digunakan kedua pelaku langsung di bakar oleh massa. Menjelang malam Eliansyah yang sebelumnya kabur, menyerahkan diri ke Mapolsek Penukal Utara.(tam)

Senin, 13 April 2015

,

Politisi ini punya hobi unik

Badarudin
PENUKAL UTARA- Dari lima komisaris kecamatan (komcat) partai Golongan karya (GOLKAR) yang ada di kabupaten PALI salah satu diantaranya adalah Badarudin, komcat Penukal Utara.

Selain berpolitik di partai, ternyata Badar mempunyai hobi yang unik yaitu mengoleksi batu cincin.

Menurut Badar, dirinya mempunyai koleksi puluhan batu cincin yang berasal dari berbagai daerah dan pulau, diantaranya berasal dari pulau Jawa dan Kalimantan.

"Saya mengoleksi batu akik ini sudah sangat lama sebelum tenar seperti ini dan memang saya sangat senang sekali sama yang namanya batu. Sekarang batu yang saya koleksi ada kurang lebih dari 30 batu akik beragam warna dan punya nama tersendiri karna menurut saya batu adalah sebagian dari hidup saya"paparnya

Memang sekarang ini batu akik sedang menjadi trending topik di Indonesia. Dahulu, batu yang berasal dari logam mulia hanya di pakai oleh orang-orang golongan tertentu seperti oleh seorang raja, pejabat tinggi dan kalangan bangsawan.

Tapi sekarang batu akik dapat dimiliki oleh semua orang, dari yang muda sampai yang tua. Lebih uniknya lagi sekarang anak-anakpun sudah gemar memakai batu akik/cincin.(HR)



BeritaPALI | TAJAM - LUGAS - TERPERCAYA

Sabtu, 28 Maret 2015

,

Bawa Senpira, Dede Diringkus Polsek Penukal Utara


Dede bin Mat Jumbo (17)

Barang Bukti

PENUKAL UTARA - Gara-gara kedapatan membawa Senjata Api (senpi) jenis rakitan, Dede bin Mat Jumbo (17) diringkus jajaran Kepolisian Sektor Penukal Utara Jum'at malam (27/3).

Dari informasi yang didapat, Jum'at (27/3) pelaku berencana akan menjemput karyawan borongan di Sekayu menggunakan Mobil Toyota Fortuner warna Hitam nomor polisi B 8017 RL bersama seorang temannya yang menjadi supir.

Saat melintasi Madu Kincing desa Kota Baru di depan Mabes Polsek Penukal Utara, mobil yang dibawah pelaku di stop oleh jajaran Polsek tersebut karena sedang digelar razia.

Setelah diperiksa, didapati pelaku membawa Senjata Api Rakitan (senpira) jenis patahan satu peluru di bawah jok tempat pelaku duduk.

Mendapati hal tersebut, Jajaran Polsek Penukal Utara langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti senpira dan mobil yang merela bawah, sementara teman pelaku yang menjadi supir tidak ditahan karena yang membawa senjata adalah tersangka.

Saat di konfirmasi mengenai hal tersebut, Kapolres Muara Enim melalui Kapolsek Penukal Utara Iptu. Sibero membenarkan hal tersebut.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Penukal Utara beserta barang bukti berupa Senpira dan Mobil Toyota Fortuner warna Hitam nomor polisi B 8017 RL." Ungkap Sibero. (PL/Az)

Sabtu, 14 Maret 2015

,

TANDING MARGA MEWAKILI KECAMATAN PENUKAL UTARA DALAM LOMBA GSI KABUPATEN PALI

Camat Penukal Utara Asparoni, SH.Msi, Kepala Desa Tanding Marga A. Riva'i dan tim GSI BKBPP PALI
Peserta sosialisai tampak antusias mendengarkan pengarahan
PENUKAL UTARA - Pada Kamis (12/3) tim lomba Gerakan Sayang Ibu (GSI) Kabuapten PALI yang dipimpin oleh Drs. Oli Ansori dari BKBPP PALI berkunjung ke Desa Tanding Marga untuk melakukan penilaian terhadap kegiatan Pokja IV TP-PKK Desa Tanding Marga yang mewakili Kecamatan Penukal Utara.

Hadir dalam acara tersebut, camat Penukal Utara Asparoni, SH. Msi, Ketua TP-PKK kecamatan Penukal Utara Ny. Sumarsi Asparoni Am, Keb, Kepala Desa Tanding Marga Akhmad Riva'I, ketua TP-PKK Tanding Marga Ny. Rinah A. Riva'I, Perangkat Desa, BPD dan anggota TP-PKK Tanding Marga lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Drs. Oli Ansori menyatakan bahwa tim penilai akan melihat sejauh mana tingkat perkembangan kegiatan GSI di Tanding Marga, terutama menyangkut kondisi kesehatan para ibu hamil, menyusui dan anak-anak balita, angka kematian dan kelahiran serta aktifitas Pokja IV PKK Tanding Marga lainnya.

Sementara Camat Penukal Utara, Asparoni, SH. Msi menegaskan pentingnya kegiatan ini akan memotivasi ibu-ibu untuk menjaga kesehatan dirinya dan anak-anaknya.

Dilain hal, Kepala Desa Tanding Marga Akhmat Riva'I menegaskan bahwa setiap perlombaan pasti ingin menang, maka ia berharap Tanding Marga dapat memenangkan lomba GSI Tingkat Kabupaten PALI ini.

"Kalaupun tidak menang harapan saya ini tetap dapat memotivasi kegiatan tersebut kearah yang lebih baik, dan itupun tidak luput dari peran Satgas GSI." Demikian jelas A. Riva'I.

Setelah acara pembukaan di Ruang Pertemuan Kantor Kepala Desa, dilanjutkan dengan peninjauan kegiatan ke Poskesdes dan Pondok Sayang Ibu Desa Tanding Marga. (Red)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Selasa, 10 Maret 2015

, , ,

Bupati PALI lantik 4 Kepala Desa

  • Resmikan Gedung SMPN 2 Penukal Utara
 

Pembacaan sumpah jabatan oleh BupatiPALI diikuti oleh ke-4 Kades Terpilih


PENUKAL UTARA - Ir.H.Heri Amalindo, MM Bupati PALI, Selasa (10/3) melantik kepala desa yang beberapa bulan lalu terpilih dalam Pilkades di desa masing-masing.

Acara pelantikan tersebut dipusatkan di lapangan SMP Negeri 4 Desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI.

Kepala desa yang dilantik terdiri dari 4 kepala desa yaitu, Sarlison Kades Sukarami, Darmadi Kades Tambak, Rehamsyah Kades Tanjung Baru dan Aswin Markusuma Kades Raja Kecamatan Tanah Abang untuk massa bakti priode 2015 - 2021.

Selain melantik kepala Desa, juga pejabat Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo MM Meresmikan masjid serta balai desa Sukarami Kecamatan Penukal Utara.                
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati PALI, Wakil Ketua DPRD PALI Devi Hariyanto SH MH, Kepala BPMPD PALI Drs. Darmawi M.Si, ketua Presidium PALI H. Anwar Mahakil, Anggota DPRD PALI Suarno, SE, Aka Cholik, S.Pd.I, H. Asri AG, SH. MH,Suaidi Yusuf, Kadin Pertanian Romli Hopiah, Keban Kesbangpol PALI Husman Gumanti, SH. M.Si, Junaidi, S.Pd Camat Tanah Abang, Kepala Disperindag PALI Drs. Kumayadi, kadin BPKB Supriyatno, Kadinkop UKM PALI Busroni Ci'ubit, Kadinsos PALI Zulkipli, Iptu Sibero Kapolsek Penukal Utara, Asparoni, SH, M.Si Camat Penukal Utara, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta sejumlah DPD, perangkat desa dan ribuan masyarakat PALI.                                                              
Ir. H. Heri Amalindo, MM menegaskan kepada 4 Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat meminpin dengan baik karena baik buruknya desa, maju mundurnya desa tergantung dari Kepala Desanya.
"Kepala Desa menjadi cerminan dan panutan setelah melaksanakan pesta demokrasi kita berkumpul lagi, serta jangan ada kelompok A dan kelompok B mari kita bersama-sama menggalang persatuan dan kesatuan setuju tidak setuju karena semua itu adalah rakyat kita semua yang ada di dalam desa." ungkapnya.

"Juga kepala desa harus bertangung jawab terhadap seluruh kesejahtraan rakyat. Mari kita tunjukan bahwa kita sebagai Kepala Desa bisa berbuat baik terhadap masyarakat jujur, serta seadil-adilnya, iklas melaksanakan Amanah rakyat dan bertangung jawab karena Kades dipilih oleh rakyat, baik Bupati maupun Presiden dipilih rakyat dengan ini kita bina rakyat kalau kita sudah berbuat baik biarlah orang yang menilai." lanjutnya.

"Kades adalah ujung tombak di pemerintahan desa setiap permasalahan di desa kades adalah tempat masyarakat menyampaikan inspirasi, keluhan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat di desa dengan mengajak masyarakat mengalang persatuan dan kesatuan bersama-sama bersatu padu membangun kabupaten PALI."Tutup heri(Hr/ ADV)


Kedatangan rombongan Bupati PALI disambut oleh para peari tanggai

Empat Kepala Desa yang dilantik

Bupati PALI, H. Anwar Mahakil, Anggota DPRD PALI dan sesepuh adat Penukal Utara

Pemotongan pita peresmian Gedung SMPN 2 Penukal Utara

Rabu, 25 Februari 2015

, , ,

Ir. Hj. Sri Kustina Amalindo : “Wanita Desa Lebih Kuat Mendampingi Aktifitas Sang Suami”

PENUKAL UTARA - Dalam kunjungannya ke 5 Desa dalam kecamatan Penukal Utara pada Kamis (12/2) Termasuk diantaranya ke Desa Tanding Marga, Ketua Team Penggerak PKK Kabupaten PALI sempat melontarkan pujian dan decak kekaguman atas kesiapan Team Penggerak PKK Desa Tanding Marga.

“Baik Administrasi, Kegiatan, maupun prestasi ibu-ibu ini pantas diacungi jempo,” puji Ibu Bupati PALI ini.


Dan secara khusus Ny. Sri Kustina memuji kreatifitas ibu-ibu desa ini.

“Saya yakin dan percaya ibu- ibu desa lebih kuat dari wanita kota. Setiap hari kekebun, ngurus anak, ngurus rumah, berdagang, ke ladang, membantu pekerjaan suami dan masih sempat pula berkreasi, ikut pengajian, berolah raga, seperti yang kami saksikan hari ini” ungkapnya.

Beliau menyatakan hal tersebut setelah melihat secara langsung kebun PKK dan apotik hidup, data-data pokja, kekompakan, serta beberapa kerajinan yang terpusat dikantor Desa Tanding Marga.

Bahkan Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo MM yang juga ikut dalam rombongan juga ikut melontarkan pujiannya” Kantor Desa ini lebih baik dari Kantor Kelurahan" ujar Heri dengan senyum khasnya.

Bahkan lebih seru, karena disamping makan tekwan bersama, ibu- ibu rombongan PKK PALI ini diberi cindera mata berupa tas maupun keranjang dari bahan bekas minuman ringan dan kerajinan lainnya.

Sementara Ny. Rinah Arivai selaku ketua TP PKK Tanding Marga mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Sri Kustina dan rombongan

“Jujur, ada kepuasan tersendiri bagi kami atas kunjungan ibu Bupati. Apalagi beliau sempat memberikan wejangan dan arahan kepada seluruh ibu ibu desa kami.” papar Rinah.

Dalam kesempatan itu Ny.Sri Kustina memberikan bantuan berupa jam dinding, bola voli, dan pakaian seragam PKK yang diterima langsung oleh para ibu-ibu anggota Pokja PKK Tanding Marga.

Usai acara rombongan menyempatkan diri melakukan silaturahmi ke kediaman sesepuh desa Tanding Marga H. Bakarudin Yakup dan H. M. Soleh Mahrin. Disamping disambut ramah oleh mereka, rombongan  di suguhi buah manggis dan duren dari kebun sendiri. Bahkan Bupati sempat kaget karena meski beliau putra asli Penukal Utara baru mengenal buah “tajam buntut”

Ai, ape ikak ni buah asam-asaman.” ujar Bupati. Dijawab oleh H. Soleh “makan e jangan dikilam tapi diteguk nia” dan tanpa ragu beliau mencoba “Oi ao yek manes aman diteguk.” sembari disambut derai tawa para sesepuh desa.


Menjelang ahir kunjungannya Kades Tanding Marga Akhmad Rivai sempat berkomentar “Pak Bupati kunci Tanding Mergo kak ade di kyaji due kok ikaklah aman A uja nye A aman Z ujanye Z,” dan langsung ditimpali Bupati “Jangan meralang A ke nia kepalangan.” ujar putra Alm Ucok (Haji Ilyas red) ini penuh makna.(team/ADV)
, , ,

MENGUKUR LOYALITAS DAN KESETIAAN

“Persahabatan sejati adalah membangun komitmen bersama dengan teguh, membiarkan teman mengembangkan ide dan kreatifitasnya, tidak mencampurinya, selalu memberikan peringatan dan sinyal dari kejauhan, serta merangkul ketika ia telah kembali ke habitatnya.”

Ir. H. Heri Amalindo, MM
Kata sebagian orang politik adalah cara untuk medapatkan kekuasaan. Saya cenderung percaya dengan pernyataan ini. Dalam matematika politik orang juga mengatakan bahwa dalam hitungan detik semua dapat berubah, saya percaya ini 50% sebab riilnya politik juga butuh kesetiaan dan loyalitas.

Pembuktiannya adalah disaat genting dan terputusnya kekuasaan itu sendiri. Maka perlu berhati-hati dalam memilih kawan politik.

Dalam batas 22 April 2015 ini masa jabatan ke-2 Pejabat Bupati Ir. H. Heri Amalindo MM akan berahir, kemungkinan terbesar jabatan itu akan dipegang oleh beberapa nama kandidat seperti yang digadang-gadang beberapa media. Alhamdulillah dan merupakan harapan terbesar rakyat PALI akan dijabat oleh putra daerah asli PALI. Dan jika benar jadwal Pemilukada serentak molor sampai Pebruari 2016 maka ada tenggat hampir 1 tahun. Disinilah merupakan batu ujian kesetiaan dari pro HAM (Heri Amalindo) andai dirinya benar-benar akan mencalonkan diri menjadi Bupati PALI Definitif lewat Pilkada Langsung.

Saat ini memang Heri Amalindo merupakan kandidat terkuat, tetapi seiring perjalanan waktu nuansa politik bisa saja berubah. Selentingan kabar H. Anwar Mahakil, SH akan mencalonkan Riswandar, SH sebagai Kandidat Bupati disamping ada nama-nama seperti Rizal Kenedi, Febriansyah Nang Ali, Sastra Sugandha, Eftiyani Sanip dan lainnya. Bahkan issue terbaru Iskandar Anwar, SE sempat dilamar Prabowo untuk mencalonkan diri sebagai Kandidat Bupati PALI lewat perahu Gerindra.

Sedikit kebanggaan dari sang in cumbent adalah adanya dukungan penuh 2 Partai Besar yakni Golkar dan Demokrat terhadap dirinya, seperti yang disampaikan oleh Edi Suprianto,SH (Ketua DPD Partai Golkar) dan Firdaus Hasbullah,SH (Ketua DPD Partai Demokrat) kepada media beberapa waktu yang lalu.

Menurut analisa kami, maka untuk seorang Heri Amalindo itu tinggal bagaimana kesetiaan dan “loyalitas” dari mereka yang selama ini telah berkomitmen untuk mendukung suksesi kepemimpinannya. Tak bisa diraba tapi bisa dirasa... (*)

Jumat, 06 Februari 2015

,

"Tari Lading" Kesenian Penukal yang Terlupakan

Nur Aziza sang "Penari Lading" Desa Tempirai

Penukal Utara - Budaya dan seni yang ada di lingkungan kita sendiri terkadang terlupakan oleh kemajuan zaman moderen sehingga hal itu membuat kita merasa sangat bersalah sekali, mengapa kita sampai tidak tahu dan tidak mengenali budaya dan seni yang ada di sekitar lingkungan kita sendiri.

Contohnya saja dengan yang satu ini, disebuah desa yang bernama tempirai kecamatan penukal utara kabupaten panukal abab lematang ilir PALI. terdapat sebuah kesenian unik yaitu, tari lading(pisau)namun sayangnya kesenian tari tersebut hanya di kenal di lingkungan desa itu saja.

Terungkapnya tari ini ketika acara ulang tahun kecamatan penukal utara yang ke 12 (5/2)beberapa hari lalu ketika seni tari lading ditampilkan diatas pentas yang diperankan oleh "Nur Aziza"gadis remaja 20 tahun asal desa tempirai salah satu penari lading seni budaya daerah pali, Seni tari yang dimainkan oleh "Aziza" Biasanya di gelar saat acara pernikahan adat setempat Tapi sekarang budaya ini mulai di lupakan karena budaya luar mulai menyebarkan virus melalui music remix Orgen Tunggal.

Menurut "Efa Angraini" pengasuh tari lading asal desa tempirai kabupaten penukal abab lematang ilir PALI, "Tari lading ini sudah lama ada turun murun dari generasi pertma sampai genersai sekarang "saya adalah generasi yang ke empat,tari ini warisan dari kakek buyut saya namun jarang ditampilkan karna peminat dari seni tari dikalangan masyarakat kurang berminat, Apa lagi kalangan anak muda hampir tidak tahu tentang seni budaya ini,papar Efa

Budaya seni ini pasti akan tetap ada jika kalangan semua generasi muda mau berpartisipasi mengembangkannya, dan peran pemerintah juga sangatlah di butuhkan rugi kita rasanya jika budaya yang di ciptakan leluhur ini harus karam begitu saja. Mari bersama kita kembali membangkitkan seni budaya yang ada di daerah serepat serasan ini. karena niscaya itulah muka yang akan menunjukan jati diri kabupaten penukal yang sebenar nya.(HR)
BeritaPALI | LUGAS - TAJAM - TERPERCAYA

Senin, 02 Februari 2015

, , , , ,

HARGA KARET ANJLOK, PEMERINTAH CARI LANGKAH LAIN

Aktivitas petani karet saat menyadap getah

PALI-Untuk menyikapi kondisi harga karet lokal saat ini, pemerintah diharapkan bisa mengambil Langkah lain,karna saat ini kabupaten PALI salah satu produksi karet dengan jumlah cukup besar dibanding kabupaten tetangga, namun harga Pada tingkat petani hanya menerima Rp 6.000-7.000/kg. Ini tidak stabil dengan harga pupuk juga sembako untuk keperluan sehari-hari
Harga karet lokal dalam beberapa kurun waktu terakhir ini anjlok cukup signifikan. Harga karet dunia saat ini turun jadi US$ 1,6/kg atau Rp 16.000/kg dari US$ 5,7 atau Rp 57.000/kg. Sementara harga di tingkat petani hanya Rp 6.000-7.000/kg.disetiap minggu penjualannya
Banyaknya keluhan dari parah petani karet khususnya di kabupaten penukal abab lematang ilir (Pali) dalam kurun jangka waktu bermula dari awal 2013 silam sempat melonjak sehingga mencapai Rp12'500 per kelo gramnya, Pendapatan petani artikata sudah merasa begitu mencukupi dan setara upah minimum provinsi sumsel (UMP )bahkan lebih, dari harga yang ada, namun begitu memasuki gejolak politik pilihan legslatif (PILEG) di tahun 2014 harga pasaran menurun hingga hampir 50 persen dari harga pasaran awal, ditambah lagi pasca pilihan presiden (PILPRES) beberapa waktu lalu.
memasuki tahun 2015 hanya dihargai 6000/kg, ini bersifat tidak menentu, pada setiap minggu bisa beroba-roba, juga minat pembeli yang lebih rendah ditambah pula dengan kejatuhan harga minyak mentah dunia yang menjadi persoalan kita semua.
Contohnya saja "pelli yadi"pentani karet asal desa simpang tais ini ia mengaku dalam satu minggu ia bisa menghasilkan getah karet sebanyak satu kwental lebih dan ini sangat cukup untuk kebutuhan hidup sehari harinya, namun karna harga penjualan sekarang dengan harga tak menentu, sehingga penghasilan jauh dari harapan, beban hidup bertambah berat akibat harga karet anjlok sekarang ini untuk menghidupi lima orang anak serta segala kebutuhan hidup sehari-hari". ungkap pelli
Tidak itu saja juga ditambah lagi dengan cuaca extreme setiap saat dan waktu bisa terjadi turunnya hujan ini menjadi kendala besar bagi petani karet karna pada situasi itu jeripayah tidak menuaikan hasil alias getah karet mencair bersama air tersebut,
Sehingga perekonimian masyarakat turun draktis, juga Pasaran akan menjadi lengang diakibatkan anjloknya harga dan juga perubahan musim berikut peniaga mengurangkan pegangan penghasilan bagi petani karet dampak dari politik berkepanjangan ditanah air kita#(HR)
Berita PALI




Minggu, 18 Januari 2015

,

Bupati kaget lihat kondisi SMPN 1 Penukal Utara

Bupati saat mengunjungi SMPN 1 Penukal Utara

Penukal Utara, BP
Tersentak dan kaget sambil gelengkan kepala Pejabat Bupati penukal abab lematang ilir (PALI) Ir,H,Heri Amalindo MM didampingi Asparoni, SH.Msi. Camat Penukal Utara saat tinjau Gedung SMPN 1 Penukal Utara di Desa Prabumenang Kecamatan Penukal Utara disela acara kegiatan PKK, Rabu (14/1).
Bupati menyempatkan diri melihat gedung sekolah dan sarana belajar yang di bangun pada 26 tahun silam
Ayuhana, S.Pd kepala sekolah SMPN 1 Penukal Utara menuturkan kepada Bupati PALI, Ir.H.Heri Amalindo bahwa keseharian Aktivitas belajar mengajar merasa kurang nyaman karna Gedung kelas sekolah sudah Banyak mengalami rusak berat tidak layak huni, pelafon atap gedung juga sudah banyak yang belobang sehinga energy matahari menyerap kedalam ruangan menimbulkan rasa panas Dan gerah, juga lantai pecah pecah, yang lebih parah lagi toiletnya(wc) tidak ada sopsitenk, sehingga menebarkan bau pesing dilingkungan sekolah, aktivitas belajar mengajar merasa sangat terganggu
Ayuhana juga menambahkan,ada beberapa atap kami beli secara swadaya sebagian bangku juga dibeli dari dana BOS,dan semenjak saya menjabat kepala sekolah, hanya ada satu Lokal Di bangun pada tahun 2012 saat itu kita masih gabung dengan muara enim,yaitu kelas 7 namun fisik tersebut tidak sesuai apa yang diharapkan oleh tenaga pengajar dan murid, boleh dilihat sendiri pak kalau saya bohong tuturnya
Sementara itu"Istiana" tenaga pengajar ilmu pengetahuan alam (IPA)kelas 7b,juga banyak mengelukan kondisi Ruangan labotorium hampir tiga tahun ini tidak bisa dipungsikan karna peralatannya sudah banyak yang rusak juga banggku, meja, lantai ruangan, pintu dan jendela tidak ada yang layak untuk dipergunakan lagi paparnya

Terkait gedung sekolah" Safroni Sh,Msi" Camat penukal utara" merasa prihatin apa yang saya lihat sekarang namun kami sudah melihat langsung bersama pak bupati,apa yang dikelukan murid dan parah Guru juga kedepannya berharap ditahun ini supaya pemkab bisa mengangarkan untuk perbaikan gedung sekolah ini,punkas Safroni
Ir.H.Heri Amalindo Bupati pali dalam waktu yang sama juga banyak menyampaikan terkait gedung smpn 1 kecamatan penukal utara dalam waktu dekat ini saya akan kordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten untuk membahas persoalan ini namun yang pastinya ditahun 2015 insya allah akan terlaksana apa yang diharapkan guru juga murid khususnya masyarakat penukal utara,tutup heri(HR)
Redaksi Berita PALI




,

Winda : “Biar capek tapi saya senang dan ini sudah menjadi tugas dan komitmen saya”

PENUKAL UTARA – “Biar capek tapi saya senang, ini sudah menjadi tugas dan komitmen saya, sedari kecil saya bercita-cita ingin menjadi guru dan Allhamdulillah tercapai  juga walaupun masih honorer, tak terasa sudah dua tahun saya mengajar di sekolah ini, walau gaji yang saya terima tak seberapa namun saya menyukai perkerjaan ini”. Hal inilah yang diungkapkan Winda, salah tenaga pengajar honorer di Kecamatan Penukal Utara.
Dalam satu minggu wanita kelahiran Prabumulih 25 tahun yang lalu ini, 20 jam pisah dari keluarga dan menghabiskan waktu hanya untuk membagikan ilmu bersama anak didiknya.
Sambil menggendong anak bayinya, Winda memberikan materi pelajaran kepada anak didiknya.
“Dari awal memang saya hanya ingin menjadi guru.Profesi sebagai guru memang sudah menjadi pilihan hidup sejak sekolah,” tuturnya.
Saat ini ia mengabdikan diri sebagai seorang guru honorer di SMPN 1 Prabu Menang Kecamatan  Penukal Utara, Ia pun mengaku menikmati menjadi seorang pendidik.
“Saya tidak pernah minder menjadi seorang guru.” Ungkapnya.
Mendidik baginya tidak sekadar menularkan ilmu, membuat anak yang tidak tahu menjadi tahu. Tetapi lebih dari itu, mendidik adalah membentuk karakter dan jiwa serta hati anak menjadi lebih baik. Mendidik dengan menyentuh jiwa anak dan menyentuh hati mereka.(HR)